Jatimtoday.net, Sumenep – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bappeda menjadikan inovasi sebagai budaya kerja dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Karena tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks menuntut setiap ASN mampu beradaptasi, berpikir kreatif, dan menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.
“Bappeda memiliki peran strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh ASN harus terus mengasah kreativitas dan tidak pernah takut berinovasi,” kata Arif Firmanto, Rabu (12/8/2026).
Ditegaskan inovasi tidak selalu diwujudkan dalam bentuk program baru. Ketepatan menyusun dokumen perencanaan, ketajaman menganalisis data, serta kecermatan merumuskan kebijakan juga merupakan bentuk inovasi yang dapat meningkatkan kinerja organisasi.
Karena inovasi menjadi kunci agar perencanaan pembangunan semakin tepat sasaran. Jadi seluruh staf harus mampu bekerja secara maksimal sesuai tugas dan tanggung.
Selain mendorong budaya inovasi, Arif juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan.
Menurutnya, setiap pekerjaan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.
Penting memperkuat kolaborasi antar bidang di lingkungan Bappeda. Sinergi yang baik, kata dia, akan mendukung pelaksanaan program pembangunan agar berjalan lebih efektif, efisien, serta sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sumenep.
Sebab keberhasilan pembangunan bergantung pada kekompakan tim. Dengan inovasi dan kolaborasi, kita dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas.












