Berita  

Disperkimhub Sumenep Dorong Bedah Rumah Tepat Sasaran, Warga Diajak Awasi Prosesnya

Jatimtoday.net, Sumenep – Program bantuan bedah rumah di Kabupaten Sumenep memasuki tahapan penting. Pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) terus turun ke desa untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi syarat dan membutuhkan.

Sosialisasi Desa (Sosdes) kembali digelar pada Minggu (9/8/2026) lalu di sejumlah desa yang berada di Kecamatan Pasongsongan, Soddara, Panaongan, dan Lebeng Barat.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menyampaikan informasi mengenai program. Disperkimhub juga mendorong keterbukaan sejak awal, termasuk mengenai calon penerima bantuan, jumlah penerima, hingga persyaratan yang wajib dipenuhi.

Kepala Disperkimhub Sumenep, Dzulkarnain, menilai keterbukaan menjadi kunci agar pelaksanaan program tidak memunculkan persoalan di tengah masyarakat.

“Mulai dari jumlah dan nama calon penerima serta persyaratan wajib yang harus dipenuhi, semuanya harus disampaikan kepada masyarakat,” kata Dzulkarnain, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, masyarakat perlu mengetahui proses tersebut secara terbuka. Dengan demikian, warga dapat ikut mengawasi sekaligus memahami alasan seseorang ditetapkan sebagai calon penerima bantuan.

Memasuki Sosdes tahap kelima, proses program selanjutnya akan diarahkan pada rembuk warga. Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk membahas kebutuhan pembangunan atau perbaikan rumah penerima bantuan.

Dari pembahasan tersebut kemudian disusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dokumen itu akan merinci kebutuhan material, pekerjaan pembangunan maupun perbaikan, serta besaran anggaran yang diperlukan.

Tahapan berikutnya dilanjutkan melalui lelang rakyat. Dalam mekanisme ini, masyarakat akan terlibat dalam menentukan toko bangunan yang menyediakan material untuk kebutuhan pembangunan rumah.

Bagi Disperkimhub, keterlibatan warga bukan sekadar formalitas. Partisipasi masyarakat di setiap tahapan diharapkan menjadi bagian dari kontrol bersama agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan dan ketentuan.

“Harapannya, seluruh tahapan berjalan dengan baik sehingga bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dzulkarnain.

Disperkimhub Sumenep pun memastikan sosialisasi akan terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawalan program bedah rumah, mulai dari penentuan penerima hingga penggunaan bantuan, agar pelaksanaannya transparan, tepat sasaran, dan sesuai aturan.

Penulis: SUREditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *