Jatimtoday.net, Sumenep – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep menargetkan pemasangan 118 titik penerangan jalan umum (PJU) baru pada 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
Kepala Disperkimhub Sumenep, Dadang Deddy Iskandar, mengatakan pemasangan PJU akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan penerangan di sejumlah wilayah, termasuk jalur Manding dan kawasan lain yang dinilai membutuhkan dukungan fasilitas keselamatan jalan.
“Pemasangan akan dilakukan secara bertahap, termasuk jalur Manding hingga sejumlah wilayah lain yang membutuhkan penerangan,” terang Dadang, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, penambahan PJU tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga mendukung pelayanan publik, terutama dalam menciptakan kondisi jalan yang lebih aman bagi masyarakat.
Pelaksanaan program tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta skala prioritas kebutuhan di masing-masing wilayah, baik di daratan maupun kepulauan. Dengan demikian, pembangunan diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Saat ini, pengadaan PJU masih mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Meski demikian, Disperkimhub Sumenep terus membuka peluang dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun kementerian untuk memperluas jangkauan pembangunan penerangan jalan.
Selain menambah titik penerangan baru, Disperkimhub juga memberikan perhatian terhadap pemeliharaan PJU yang telah terpasang. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah lampu jalan yang terhalang pepohonan sehingga mengurangi efektivitas pencahayaan. Penanganannya akan dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Program penambahan PJU ini melanjutkan upaya pembangunan penerangan jalan yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023, pemasangan sekitar 70 titik PJU dilakukan di kawasan Ganding hingga Guluk-Guluk. Sementara itu, pengembangan penerangan di jalur Sumenep–Kalianget telah berlangsung sejak 2025.
Melalui target 118 titik PJU baru pada 2026, Disperkimhub Sumenep berharap pemerataan penerangan jalan semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan akibat minimnya pencahayaan, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.












